"Apakah aku orang baik?"
"Entahlah, mengapa harus pertanyaan itu?"
"Aku juga tidak mengerti, aku mulai memikirkan ini dan pertanyaan itu terus menerus menggangguku, aku takut. Jika aku mati apakah yang akan orang-orang ingat tentang aku?"
"Setiap orang memiliki sisi jahat dan baik"
"Lantas jiwa seperti apa aku?"
"Sudah ku bilang semua orang memiliki keduanya"
"Baik atau jahat?"
"Kau itu"
"Baik atau jahat!"
"Jahat,ku rasa"
"Baiklah, kalau begitu tidak ada masalah jika aku mati bukan?"
"Tidak juga"
"Kenapa tidak? Paling tidak satu orang jahat akan hilang dari muka bumi ini. Itu lebih baik."
"Tidak juga,"
"Lalu apa?"
"Aku tidak tahu"
"Kau memang tidak pernah memberi solusi yang baik"
"Aku adalah kau"
"Aku tidak percaya"
"Percayalah tentang, tuhan tidak sedang main-main saat menciptakanmu"
"Itu kata siapa?"
"Einstein"
"Dan kau percaya?"
"Iya"
"Mudah sekali"
"Hei, setiap manusia itu diciptakan untuk satu tujuan. Entah itu besar atau pun kecil,"
"Apa tujuan aku diciptakan?"
"Mungkin sebagai pembanding, sehingga mereka dapat bersyukur atas dirinya yang sempurna?"
"Atau bergidik jijik!"
"Bisa jadi,"
"Kau juga sama menyedihkannya denganku"
"Sudah ku bilang aku adalah kau"
"Aku tidak suka berada di sini, menyaksikan wajah buruk dan tubuh cacat ini."
"Bahkan tuhan tidak langsung menghukum mereka yang berbuat lalai, apalagi kau, kau tidak berhak membenci keadaanmu,"
"Kau masih saja percaya Tuhan?"
"Tentu, kita adalah bagian dari tuhan"
"Dimana tuhan?"
"Disini, tepat di hati kita"
Cermin
Mei 10, 2014
0
Tags
