puisi cinta untuk qadri

0





Tidak perlu mengingat yang tak seharusnya diingat




Namun kenangan tentang yang tak seharusnya diingat


Menjadi satu kekuatan


Tak mampu ditepis untuk



Tidak mengingatnya,


MAKA :


Sajak tak berperasaan tercipta untuk bulu putih, senyum mu


Bergetar – getar jiwa menahan letup – letup


Rindu, yang membara, memburu – buru sedikit


Mencuri – curi ruang untuk diperhitungkan


Di timbang – timbang





Alangkah rendah – rendah rindu redup – redup sembunyi


Antara lipatan -  lipatan rapi yang ku selip –selip


Sembunyi sembunyi rajutan namamu


Di sisi – sisi jauh hati yang beku


Kaku – kaku





Segenggam kasih yang ku jaga – jaga


Sinarnya tetap menyala – nyala meski


Redup terang berganti – ganti warna


Merah, hitam, merah muda, hitam merah,


Lalu abu -  abu


Rasa – rasa lalu tumbuh, beda – beda.


Sileo, 24 agustus 2012





*Qadri adalah mantan pacarku saat SMA











Like ·  · 



Tags

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)