PAGI DALAM SEPI

0
Kabut bersenandung pagi

Titik semburat fajar pucuk pucuk pegunungan

Mengukir kuning pada mega  malam hitam

Aku terjaga



Sayup dendang nafas kehidupan

Detak jantung denyut nadi tanah basah

Dahan dan ranting pohon kaku tanpa tari oleh angin

Awal mula kehidupan



Luka kembali perih terasa

Duka lalu lintas dalam benak

Menari bersama gunda dan pilu

Dalam rasa  pekat secangkir kopi yang terabaikan

Ia tak lagi hangat



Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)