Pasar sentral terbakar, saya jadi ingat novel Tere Liye

0
Makassar, ternyata bukan hanya diberi haadiah oleh tuhan berupa pemimpin baru, ada pula musibah.
sebenarnya sangat klise membawa-bawa nama Tuhan. hanya, siapa yang pantas disalahkan.

Pasar Sentral a.k.a makassar mall terbakar. Media massa ramai-ramai memberitakan. 3000 Lapak katanya, jadi korban ganasnya sijago merah. Ratusan milyar kerugian ditaksir. Ribuan orang menangis. menjerit histeri. seluruh kota makassar berduka. Benarkah seluruhnya berduka?

Saya jadi ingat novel Tere Liye yang berjudul, Rembulan Tenggelam Diwajahmu. entah saya sudah tersugesti, atau bisa jadi saya setuju. dan saya rasa itu bukan semata-mata sebuah kebetulan bahwa, setiap pasar traditional ynag terbakar adalah kebetulan, biasanya disebut kecelakaan.
dalam novel REmbulan Tnggelam di wajahmu diceritakan bahwa dia adalah seorang JOki, orang yang diminta untuk mengeksekusi PASAR mana yang harus terbakar.

Tapi apakah cerita itu benar hanyak fiktif belaka? atau sudah menjadi fenomena di masyarakat.
sampai sekarang, belum diketahui penyebab pasti kebakaran, untuk saja, tidak ada korbaaan jiwa. semoga saja, penyebnya segera diungkap. agar saya tidak selalu ingat novel Tere Liye.

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)