Hei, apa kalian menunggu kami bercerita?
Aku sedang kagum-kagumnya pada Mileh.
Saya sedang rindu-rindunya pada Makhy.
Aku sibuk bekerja, ada pekerjaan yang harus ku selesaikan. Tugas wajib. Dan tidak bisa ku tinggalkan. Di antara sibukku bergulat di padepokan. Menyelesaikan yang harus, untuk meninggalkan padepokan.
Saya sibuk berlatih, ada proyek harus digarap. Bukan proyek besar. Tapi berhubungan dengan salah satu hal yang sangat saya suka. Makhy tahu, sangat sedikit hal yang saya suka, salah satunya ialah musik. Saya suka musik. Beberapa aliran musik. Tapi saya juga tak lupa pada tugas akhir padepokan.
Siang tadi ku dengar Mileh berjalan kaki, menempuh jarak cukup menuju padepokan. Dia ngotot, sedangkan aku sedang bertugas. Aku sedih melihatnya begitu. Aku ingin banyak membantunya. Aku tidak ingin dia lelah. Aku tak ingin terjadi apa-apa. Aku ingin direpotkan. Semoga Mileh mengerti.
Siang tadi, saya berjalan kaki tidak cukup jauh. Saya anggap saja sebagai latihan. Saya punya janji untuk mengajak Makhy melintas pulau kami. Dia khawatir. Dia tidak tahu, saya adalah orang yang ngotot. Ini bukan masalah, sebab ada yang harus saya selesaikan. Ada jarak yang harus kami tempuh untuk benar-benar berjumpa suatu saat nanti. Saya harap dia mengerti.
Lebih dari itu, aku menyayanginya
Terlebih lagi, Saya menyayanginya. Dan rindu
Ada yang harus aku tuntaskan malam ini.
Ada yang harus saya selesaikan malam ini.....
