Aku Tak Tahu Dia Tahu

6
Aku perempuan hujan, dia tahu.
Aku perempuan merah, dia tahu.
Aku perempuan yang menulis, dia tahu
Lalu apa lagi yang dia belum tahu?
Aku mencintainya
Sudah tahukah dia?
Aku benci sirine ambulance, dia tahu
Aku benci penjara dan rumah sakit, dia tahu
Aku benci gula merah, dia tahu
Lalu apalagi yang dia belum tahu?
Aku selalu merindukannya saat mata tak bersitatap.
Sudahkah dia tahu?
Aku suka ombak, dia tahu
Aku suka bau kayu, dia tahu
Aku suka wangi tanah basah, dia tahu.
Lalu apa lagi yang dia tak tahu?
Bahwa aku menyebut-nyebut namanya dalam doa subjectiveku pada Semesta dan Allah
Sudah dia tahu kah?
Siapa dia?
Aku tak tahu, kecuali seorang laki-laki yang bersekongkol dengan alam agar dapat mendahuluiku dalam beberapa hal.
Aku tak tahu, kecuali dia tidak suka rasa manis, dan punya masalah dengan lambungnya.
Aku tak tahu dia selain, seorang yang pura-pura tak suka membaca dan penakut terhadap beberapa hal.
Aku tak tahu dia
Mengenalnya saja belumlah seumur jagung. Yang ku tahu, dia sudah berkali-kali menjatuhkam air mataku. Karena syukur dan bahagia.
Tapi satu hal yang ku tahu pasti dari dia adalah, aku menginginkannya.

hhhy
Pembaringan, 00.01
Rabu, 25 Nov' 15

Posting Komentar

6Komentar
  1. Makasih :D..... mohon kripik pedasnya... hehehe

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. tampilan blogx baru di'..? hehe... fontx saingan sama backgroundx, bacax jadi susah hehe.. jalan2 ke blogku (tempat nyampah ku) juga nah.. skalian bawa kripik pedasnya...

    http://kalotorok.blogspot.co.id/

    BalasHapus
  4. iya kah?? makasih saranG nya... nanti di ganti lagi.... hehehe

    BalasHapus
Posting Komentar